Rangkuman Materi Soal Matematika Kelas 1 SD

latihan soal Matematika Kelas 1 SD nilai tempat

Rangkuman Materi Soal Matematika Kelas 1 SD – Setiap Tahun Ajaran Baru di SD sangat banyak menghadapi masalah di pelajaran Matematika Dasar. Terutama pelajaran Matematika. Matematika Kelas 1 SD adalah pembelajaran Matematika yang sangat fundamental bagi anak yang baru masuk SD dari TK. Masalahnya adalah belum banyak soal, kumpulan soal, buku, materi, bank soal, latihan soal, contoh soal, silabus, materi pelajaran atau pun rangkuman materi untuk pelajaran Matematika Kelas 1 SD yang mengutamakan logika anak. Jika merujuk pada pelajaran, KD (Kompetensi Dasar), dan RPP Matematika kelas 1 SD masih jarang yang mengutamakan ketelitian. Baik untuk materi pejumlahan dan pengurangan, bergambar atau dengan gambar maupun tidak. Penjumlahan dan pengurangan bersusun, membandingkan berat benda di semester 2, nilai tempat, dan semester 2 tema 5 dan tema 6. Belum lagi masalah bangun datar, belum ada yang mengutamakan nalar anak di Matematika Kelas 1 SD, baik di Kurikulum 2013 Revisi 2018 atau 2019 (K13), maupun di KTSP dalam bentuk PDF atau bentuk buku lainnya. Di Penerbit Erlangga pun jarang atau bahkan tidak ada ditemukan konsep Matematika Kelas 1 SD yang mengutamakan nalar. Mencari contoh soalnya saja susah, apalagi mencari kunci jawaban pelajarannya.

Hal yang Perlu di Perhatikan di Materi Soal Matematika Kelas 1 SD

rangkuman materi soal matematika kelas 1 sd

Dari berbagai masalah yang telah disebutkan di atas, hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah latihan soal Matematika Kelas 1 SD nilai tempat misalnya, tidak harus langsung belajar berhitung. Anda harus memahami bahwa pelajaran Matematika di Kelas 1 SD terdiri dari 2 komponen utama yang harus diperhatikan.

Yang pertama adalah Matematika Non Baku. Dalam Matematika Non Baku ajarkan bagaimana anak bisa memahami bahwa Matematika tidak harus selalu menghitung. Membandingkan berat dua benda adalah termasuk pelajaran Matematika Kelas 1 SD. Meski murid belum belajar angka dan bilangan, namun murid akan belajar bawa benda yang satu lebih berat dari benda yang satu lagi.

Demikian juga dengan benda yang kecil dan benda yang besar diperbandingkan, meski belum belajar pengukuran, anak akan mempelajari bahwa ada 2 benda yang berbeda ukurannya. Yang satu berukuran kecil dan yang lainnya berukuran besar.

Belum lagi belajar tentang tinggi dan rendah, dalam dan dangkal, atau isi sebuah wadah lebih banyak atau lebih sedikit dari yang lainnya. Banyak sekali hal-hal yang perlu diajarkan di materi pelajaran Matematika Kelas 1 SD semester 2 meski pun murid belum belajar angka dan bilangan.

Belajar Matematika Non Baku ini perlu konsentrasi yang tinggi bagi murid karena mereka belum belajar tentang angka dan bilangan. Membandingkan dua buah atau beberapa benda tanpa mempelajari angka dan bilangan sebelumnya ternyata lebih mudah dibandingkan jika mereka mempelajari angka dan bilangan. Ajaklah anak Anda atau murid mempelajari Matematika Non Baku ini hingga benar-benar memahami dan mengerti maksudnya.

Jika sudah mempelajari Matematika Non Baku, barulah masuk ke bagian Matematika Baku. Di Semester 2 biasanya Matematika Baku ini lebih mendominasi dibandingkan Matematika Non Baku. Buku Matematika pun lebih banyak yang mempelajari Matematika Baku dibandingkan Matematika Non Baku. Ini tentu menjadi masalah nalar murid dikemudian hari jika murid atau anak Anda belum tuntas mempelajari Matematika Non Baku.

Belajar angka dan bilangan saja tanpa mempelajari Matematika Non Baku, akan menjadikan murid atau anak Anda belajar Matematika tanpa pola dan nalar. Namun, belajar Matematika Non Baku saja tanpa memahami proses perhitungan di Matematika Baku, akan menjadikan murid atau anak Anda tidak bisa mengitung menggunakan nalarnya selain menghafal saja. Ingat, Matematika adalah proses belajar Nalar serta proses meningkatkan ketrampilan berhitung.

Solusi Alternatif Materi Pelajaran Matematika Kelas 1 SD

Namun harus diingat, memahami Matematika Baku yang berkaitan dengan angka dan bilangan tetap harus mengacu kepada logika dan nalar. Sehingga Matematika Kelas 1 SD bisa menjadi pelajaran yang hidup dan menggembirakan pembelajarnya di jenjang pendidikan berikutnya.

Kurikulum 2013 yang biasa disebut K13 atau Kur13 kurang memberikan peluang kepada anak di kelas 1 SD untuk menata nalar dan logikanya. Tentu hal ini disebabkan karena materi atau buku Matematika Kelas 1 SD belum banyak yang mengarah kepada logika, kecuali materi dan contoh soal Matematika Kelas 1 SD hanya mengandalkan agar murid bisa segera menjawab tanpa harus memahami logika atau nalar berpikirnya.

Nah, dalam pendidikan Matematika Kelas 1 SD yang saya kembangkan ini belajar angka dan bilangan menjadi lebih mudah dipahami jika kita mengajarkan kepada murid-murid kelas 1 SD atau kelas 2 SD menggunakan alur yang bernalar.

Contohnya seperti ini. Berapakah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dijumlahkan seluruhnya. Anak yang belum terbiasa menggunakan nalarnya akan melakukan proses berhiting dengan cara menjumlahkan satu per satu 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10. Tetapi bagi anak yang sudah terbiasa dilatih nalarnya, dia akan mencari cara termudah untuk menjawabnya. Yaitu dengan cara 1+9+2+8+3+7+4+6+5+10. Sederhananya penjumlahan tersebut menjadi 10+10+10+10+5+10, hasilnya lebih mudah dijawab, bukan?

Di materi Matematika Kelas 1 SD yang saya kembangkan ini anak Anda atau murid yang baru masuk di kelas 1 SD diajak untuk memahami 4 Prinsip Dasar. Yaitu :

  • Konsep Jumlah
  • Pasangan Angka 10
  • Jumlah 11-20
  • dan Lompatan Angka.

Keempat Prinsip Dasar itu diajarkan hingga anak atau murid memahaminya. Jika 4 Prinsip Dasar ini sudah dipahami dan dimengerti, maka selanjutnya murid atau anak Anda bisa menjawab Penjumlahan dan Pengurangan berapa pun besarnya bilangan yang mereka hadapi.

Jadi, ajarkan anak Anda atau murid di kelas 1 SD dan kelas 2 SD materi Matematika Ajaib yang saya kembangkan ini. Dalam jangka waktu tidak lama insyaa Allah anak Anda atau murid bisa mengusai teknik berhitung ini. Teknik berhitung di Matematika Ajaib tidak mengandalkan kecepatan, tetapi mengandalkan ketelitian.

matematika kelas 1 sd

Jika anak Anda atau murid sudah teliti dalam melakukan proses berhitung, maka dengan sendirinya mereka akan cepat melakukan perhitungan jika dilatih terus-menerus. Bahkan, murid kelas 1 SD sudah bisa melakukan proses hitung Perkalian dan Pembagian jika dilatih terus-menerus menggunakan metode dan materi Matematika Ajaib ini.

Tunggu apa lagi? Metode Matematika Ajaib ini dirancang untuk memudahkan anak kelas 1 SD atau kelas 2 SD menguasai Matematika Dasar untuk dikembangkan menjadi ketrampilan yang memadai di kelas-kelas atau jenjang pendidikan selanjutnya.

Semakin cepat Anda mengajarkan logika berhitung Matematika Ajaib ini kepada anak Anda, maka semakin siap mental Matematika anak Anda dalam menjawab soal. Lupakan sejenak Kurikulum 2013. Baik Kurikulum 2013 Revisi 2018 maupun 2019. Lupakan sejenak. Ajarkan konsep Matematika Ajaib ini dengan konsentrasi tinggi dan konsisten.

Bagi murid kelas 1 SD, insyaa Allah dalam waktu 1 semester sudah bisa Penjumlahan dan Pengurangan, serta Perkalian dan Pembagian. Untuk anak kelas 2 SD bisa lebih cepat lagi. Khusus Perkalian dan Pembagian sudah diperkenalkan di kelas 2 SD. Oleh sebab itu, mempelajari cara mudah dan teliti Perkalian dan Pembagian di kelas 2 SD menjadi lebih bernalar jika anak Anda atau murid sudah kenal metode atau materi ini sejak kelas 1 SD.

Simak penjelasan lengkap apa dan bagaimana Matematika Ajaib itu dengan cara klik disini.

Pengunjung Juga Mencari:

  • rangkuman materi matematika kelas 1 sd

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*